Kurikulum Pondok Kalam Syifa memang telah terbukti memiliki keunggulan dalam pembentukan karakter siswa. Dengan pendekatan yang holistik, pondok pesantren ini menawarkan pengalaman belajar yang berbeda dan mendalam bagi para santrinya.
Salah satu keunggulan dari Kurikulum Pondok Kalam Syifa adalah penerapan pendekatan pembelajaran yang berbasis nilai-nilai agama. Hal ini sejalan dengan pendapat Dr. Azyumardi Azra, seorang pakar pendidikan dan sejarawan Indonesia, yang mengatakan bahwa pendidikan agama memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter anak.
Dr. Azyumardi Azra juga menambahkan bahwa pondok pesantren harus mampu menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan agama, tetapi juga membentuk akhlak dan karakter yang baik pada para santrinya. Hal ini dapat ditemukan dalam Kurikulum Pondok Kalam Syifa yang memberikan perhatian khusus pada pengembangan moral dan spiritual siswa.
Selain itu, Kurikulum Pondok Kalam Syifa juga menekankan pentingnya pengembangan keterampilan sosial dan kepemimpinan. Menurut Dr. John Dewey, seorang filsuf pendidikan asal Amerika Serikat, pendidikan harus melibatkan pembelajaran secara aktif dan kolaboratif agar siswa dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dengan baik.
Dengan demikian, Kurikulum Pondok Kalam Syifa menawarkan pendekatan pembelajaran yang komprehensif dan berkesinambungan untuk membentuk karakter siswa secara menyeluruh. Hal ini sejalan dengan visi pendidikan Islam yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai sarana untuk mengembangkan potensi manusia secara utuh.
Dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang, penting bagi lembaga pendidikan seperti Pondok Kalam Syifa untuk terus berinovasi dan memperbarui kurikulum mereka. Dengan tetap mempertahankan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal, Kurikulum Pondok Kalam Syifa akan terus menjadi pilihan yang unggul dalam pembentukan karakter siswa yang berkualitas.