Menelusuri Jejak Dakwah Pondok Kalam Syifa: Peran Pesantren dalam Masyarakat Urban


Pondok Kalam Syifa adalah salah satu pesantren yang memiliki peran penting dalam menelusuri jejak dakwah di masyarakat urban. Pesantren ini tidak hanya menjadi tempat untuk belajar agama, tetapi juga menjadi pusat kegiatan dakwah yang aktif di lingkungan sekitarnya.

Menelusuri jejak dakwah Pondok Kalam Syifa dapat dilihat dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para santri dan pengurus pesantren. Mereka aktif dalam menyebarkan ajaran agama Islam melalui ceramah, pengajian, dan kegiatan sosial di masyarakat sekitar. Hal ini sejalan dengan pendapat KH. A. Mustofa Bisri, salah satu tokoh Nahdlatul Ulama, yang pernah mengatakan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam mendidik dan menyebarkan ajaran agama di tengah masyarakat.

Peran pesantren dalam masyarakat urban juga diakui oleh Dr. Azyumardi Azra, seorang pakar sejarah Islam Indonesia, yang menyebutkan bahwa pesantren memiliki kontribusi besar dalam memperkuat identitas keislaman dan keindonesiaan di tengah arus globalisasi. Dengan demikian, dakwah yang dilakukan oleh Pondok Kalam Syifa dapat memperkuat keberagaman dan toleransi di masyarakat urban.

Selain itu, menelusuri jejak dakwah Pondok Kalam Syifa juga dapat dilihat dari hubungan yang baik antara pesantren dengan masyarakat sekitar. Pesantren ini sering kali menjadi tempat bertemu dan berdiskusi bagi para tokoh agama dan pemuda di lingkungan sekitar. Hal ini juga sejalan dengan pendapat KH. Hasyim Muzadi, mantan Ketua Umum PBNU, yang menyatakan bahwa pesantren harus menjadi pusat pembinaan karakter dan keberagaman di masyarakat.

Dengan demikian, peran pesantren dalam masyarakat urban tidak bisa diremehkan. Pondok Kalam Syifa merupakan contoh nyata bagaimana pesantren dapat menjadi agen perubahan yang positif di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Melalui dakwah yang dilakukan, pesantren ini mampu memperkuat keislaman dan keindonesiaan di masyarakat urban.